Store Cannibalization: Definisi dan Cara Menghindarinya

Store Cannibalization: Definisi dan Cara Menghindarinya

Membuka toko baru tidak selalu berdampak baik. Terkadang, pembukaan toko baru justru bisa menyebabkan masalah, seperti store cannibalization atau kanibalisasi toko. Store cannibalization dapat mengakibatkan penurunan pendapatan bisnis dan risiko kehilangan penjualan dari kompetitor, hal ini tentu saja berbanding terbalik dengan apa yang diinginkan oleh bisnis ketika melakukan ekspansi. Lalu, apa sebenarnya store cannibalization? Dan bagaimana bisnis bisa menghindarinya? Simak penjelasan lengkapnya di dalam artikel ini.

     

Apa Itu Store Cannibalization?

Di dalam bisnis, kanibalisme adalah istilah yang merujuk pada kehilangan penjualan atau pendapatan yang disebabkan oleh kompetisi antara produk atau lokasi dari perusahaan yang sama. Sementara itu, store cannibalization adalah toko baru yang memakan atau mengorbankan penjualan toko yang sudah ada di wilayah yang sama. Hal ini bisa terjadi ketika toko baru menawarkan produk dan jasa yang mirip atau sama dengan apa yang dijual oleh toko yang sudah berdiri sebelumnya. 

Inilah alasan kenapa kanibalisasi bisa memberikan dampak yang signifikan terhadap jaringan ritel, sebab penjualan bergeser dari satu toko ke toko yang lainnya. Hal ini pada akhirnya mengakibatkan penurunan pendapatan dan profit. Sebagai contoh, perusahaan ABC membuka minimarket B yang menjual barang-barang pokok di lokasi hanya 100 m dari minimarket A yang juga menjual barang serupa dan sudah lama beroperasi. Karena lokasinya yang berdekatan, pembeli terbagi menjadi dua kelompok, beberapa pergi ke minimarket A dan yang lain pergi ke Minimarket B. Akibatnya, penjualan menurun dibanding sebelumnya dan perusahaan kehilangan keuntungan.

Bagaimana Cara Mengukur Store Cannibalization?

Umumnya terdapat dua cara yang bisa digunakan oleh bisnis untuk mengukur dan melihat kanibalisasi antar toko yang mereka miliki. 

Cara tersebut yakni menggunakan sebuah formula atau menggunakan software location intelligence yang bisa memvisualisasikan toko, dan menunjukkan bagaimana kanibalisme antara satu toko dan toko lainnya terjadi. 

Formula Melihat Tingkat Kanibalisasi 

Untuk dapat melihat tingkat kanibalisasi yang terjadi, bisnis membutuhkan dua data. Pertama, data yang menunjukkan seberapa banyak penjualan hilang dari toko yang dikanibalisasi. Kedua, data terkait seberapa banyak penjualan yang didapat oleh toko baru di periode yang sama.  Setelah itu, bisnis bisa mulai menghitungnya dengan menggunakan formula berikut ini;

Tingkat kanibalisme= 100 x (penurunan penjualan di toko lama) / (penjualan di toko baru)

Perlu diingat, bahwa seberapa besar tingkat kanibalisasi akan sangat bergantung pada jenis produk atau jasa yang dijual, dan market share yang dimiliki

Location Intelligence

Location intelligence membantu bisnis memvisualisasikan data ke dalam peta termasuk data penjualan, data lokasi toko, dan lainnya, sehingga bisnis bisa dengan mudah mengidentifikasi pola serta membantu bisnis membuat keputusan berdasarkan data.

Dengan menggunakan location intelligence, bisnis tidak hanya bisa melihat kanibalisme yang terjadi tetapi juga kompetitor yang ada di area tersebut.

Tips Menghindari Store Cannibalization

Setelah mengetahui pengertian dan cara mengukur store cannibalization, selanjutnya kita akan membahas bagaimana cara menghindari hal tersebut. 

Lakukan Analisis Pasar

Hal pertama yang perlu bisnis lakukan sebelum memutuskan untuk membuka toko baru adalah analisis pasar. Bisnis harus tahu ukuran, pertumbuhan, dan segmentasi dari pasar itu sendiri. Tidak hanya itu, bisnis juga harus memperhatikan permintaan, preferensi, dan perilaku dari konsumen yang ditargetkan. 

Setelah mengetahuinya, bisnis selanjutnya mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari kompetitor, dan melihat respons mereka terhadap toko yang baru Anda bangun. Semua informasi tersebut membantu bisnis untuk memastikan apakah masih ada cukup potensi dan diferensiasi agar toko baru tersebut bisa berhasil, dan terhindar dari kanibalisasi.

Pilih Lokasi yang Tepat

Lokasi merupakan faktor penting dalam pembangunan toko baru, tidak sedikit outlet yang tutup karena berada di lokasi yang kurang strategis, atau terlalu dekat dengan outlet yang menawarkan produk yang sama sehingga terjadi market cannibalization. Oleh karena itu, bisnis perlu mempertimbangkan visibilitas, traffic apakah lokasi tersebut dilewati oleh banyak orang atau tidak, aksesibilitas nya, kenyamanan, dan kompatibilitas dengan brand serta konsep toko. Hindari lokasi yang berdekatan dengan toko lama, sebab jika berdekatan akan saling memakan penjualan satu sama lain, dan bisa jadi menyebabkan kebingungan di kalangan konsumen. 

Namun, toko baru juga tidak boleh terlalu jauh, karena kompetitor bisa saja mengambil konsumen dan juga gagal mendapatkan pelanggan baru. 

Tentukan Nilai Pembeda

Bisnis perlu menentukan nilai pembeda antara toko baru dengan toko lama dan kompetitor untuk menghindari kanibalisme dan kompetisi secara langsung.  Bisnis perlu mengkomunikasikan bagaimana toko baru ini nantinya menjual sesuatu yang beda atau lebih baik daripada toko yang sudah ada sebelumnya dan juga kompetitor. 

Pembeda ini bisa didasarkan pada beragamnya produk yang ditawarkan, layanan, harga, kualitas, pengalaman, dan desain. 

Perlu diketahui, bahwa bisnis juga perlu menyelaraskan nilai pembeda ini dengan segmen pasar sasaran dan kebutuhan serta ekspektasi mereka. 

Uji Coba Konsep

Setelah semua tips di atas dilakukan, selanjutnya bisnis perlu melakukan uji coba atau tes konsep yang telah ditentukan. 

Hal ini bisa dikerjakan dengan menggunakan berbagai metode mulai dari survei, prototype, fokus group, hingga pilot stores untuk mengumpulkan feedback dari pelanggan, stakeholders, dan juga karyawan.

Monitor Toko 

Ketika bisnis sudah membangun toko baru, bisnis harus melihat dan selalu memonitor hasil dan dampak pembukaan ini terhadap toko lama dan juga pasar. Caranya adalah dengan melacak dan juga menganalisis indikator-indikator penting. Indikator ini misalnya saja traffic, penjualan, loyalitas, retensi, kepuasan konsumen, dan keuntungan. Bisnis bisa membandingkan hasilnya dengan tujuan, ekspektasi, dan tolak ukur yang sudah ditetapkan.

Dengan begitu, bisnis bisa menilai apakah toko baru berhasil atau tidak, mengidentifikasi masalah dalam pengembangan toko tersebut, dan mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan.

Lakukan Cannibalization Analysis dengan LOKASI Intelligence

Cannibalization analysis adalah hal yang perlu dilakukan oleh bisnis yang ingin mengoptimalkan jaringan ritel mereka dan terhindar dari kanibalisme yang bisa mengakibatkan kehilangan profit.

LOKASI Intelligence adalah platform location intelligence dan geospasial analitik yang dapat membantu bisnis melakukan cannibalization analysis. LOKASI akan memvisualisasikan toko yang dimiliki oleh bisnis dan memperlihatkan jarak antar toko satu dengan lainnya, aksesibilitas, serta lokasi kompetitor.

Sehingga, bisnis bisa melihat area mana saja yang belum tercover dan lokasi yang tepat untuk membangun toko baru.

Pelajari lebih lanjut bagaimana LOKASI Intelligence dapat membantu bisnis dengan hubungi email : sales@bvarta.com atau WA : 087779077750

FAQ

 

Apa itu market cannibalization formula?

Bisnis dapat menghitung market cannibalization dengan menggunakan formula; Tingkat kanibalisme= 100 x (penurunan penjualan di toko lama) / (penjualan di toko baru)

 

Apa itu market cannibalization example?

Market cannibalization example yaitu contohnya perusahaan ABC membuka minimarket B yang menjual barang-barang pokok di lokasi hanya 100 m dari minimarket A yang juga menjual barang serupa dan sudah lama beroperasi. 

Karena lokasinya yang berdekatan, pembeli terbagi menjadi dua kelompok, beberapa pergi ke minimarket A dan yang lain pergi ke Minimarket B. Akibatnya, penjualan menurun dibanding sebelumnya dan perusahaan kehilangan keuntungan.

 

Jelaskan apa yang dimaksud dengan kanibalisasi produk?

Kanibalisasi produk adalah penurunan penjualan terhadap produk lama dikarenakan perusahaan yang sama mengeluarkan produk baru yang serupa.

About Author

Related Posts