Third-Party Data: Mengapa Bisnis Membutuhkannya?

Third-Party Data: Mengapa Bisnis Membutuhkannya?

Biasanya, bisnis hanya menggunakan data internal untuk membantu mereka dalam mengambil keputusan bisnis. Sayangnya, hasil analisis data ini seringkali kurang lengkap dan ada informasi yang hilang, sehingga sulit untuk dimanfaatkan sepenuhnya. Inilah alasan mengapa penggunaan data dari pihak ketiga semakin penting. Lantas, apa itu third-party data? Dan bagaimana ia bisa membantu bisnis? Simak pembahasan lengkapnya di dalam artikel ini.

Apa Itu Third-party Data?

Third-party data adalah informasi yang dikumpulkan oleh perusahaan yang tidak terkait dengan konsumen seperti perusahaan riset, data broker, atau cabang pemerintahan. 

Informasi ini berasal dari berbagai sumber dan sangat beragam, misalnya bisa didapat dari perusahaan lain, pemerintah, organisasi non-profit, dan lain sebagainya.

Salah satu contoh data dari pihak ketiga seperti data pendapatan, usia, pendidikan, website yang dikunjungi, survei, dan lainnya. 

Informasi ini sangat berguna bagi bisnis yang ingin memperluas jangkauan mereka, menemukan audiens atau target baru, dan meningkatkan pendapatan. 

Mengapa Third-party Penting?

Data dari pihak ketiga sangat berharga bagi perusahaan karena dapat memberikan informasi yang tidak dapat ditemukan di dalam data internal. Berikut adalah beberapa alasan mengapa data pihak ketiga penting bagi bisnis:

Memberikan informasi tambahan 

Data pihak ketiga menyediakan informasi yang tidak bisa disediakan oleh data pihak pertama atau data internal. Hal ini dikarenakan,  data yang dikumpulkan  sangat komprehensif, dan mampu melacak perilaku konsumen dari berbagai platform atau situs web.

Identifikasi potensial konsumen

Third-party data membantu bisnis untuk mengidnetifikasi prospek konsumen dan menargetkan mereka di setiap campaign yang dibuat. Selain itu, bisnis juga bisa digunakan untuk menarget audiense yang mirip dengan target konsumen.

Mengurangi ambiguitas

Dengan menggunakan atau membeli data dari pihak ketiga, bisnis dapat mengurangi ketidakjelasan karena mereka dapat membeli informasi tentang segmen audiens tertentu yang memiliki karakteristik penting bagi bisnis tersebut.

Menghemat waktu

Berkat data yang telah dikelompokkan sebelumnya, bisnis bisa menghemat waktu untuk langsung ke tahap selanjutnya. Hal ini dikarenakan bisnis tidak perlu lagi menganalisis mengorganisasi, atau membersihakn data lagi. 

Meningkatkan targeting audiens

Data dari pihak ketiga membantu bisnis meningkatkan target audiens dengan membuat iklan yang personal, sehingga mereka bisa menjangkau calon konsumen yang tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan.

Bagaimana Cara Menggunakan Third-party untuk Keuntungan Bisnis

Data pihak ketiga umumnya digunakan untuk memahami konsumen dan mendapatkan pemahaman yang kompreghensif dan mendalam tentang mereka. Dengan begitu, bisnis bisa membuat strategi pemasaran yang tepat.

Berikut ini beberapa cara menggunakan data pihak ketiga untuk mengembangkan bisnis;

Mendapatkan pemahaman yang menyeluruh terkait konsumen

Bisnis dapat menggunakan data pihak ketiga sebagai sumber informasi tambahan untuk lebih memahami konsumennya. Ini membantu bisnis memiliki pemahaman yang lebih baik tentang konsumen secara keseluruhan, meningkatkan komunikasi, dan menciptakan peluang baru.

Menargetkan konsumen dari kompetitor

Bisnis bisa memadukan data pihak ketiga dengan alat pemantauan media sosial untuk menemukan dan menargetkan pengikut media sosial dari pesaing dan juga konsumen mereka dengan pesan atau kampanye yang sesuai.

Pemodelan data yang maju

Bisnis yang tidak menggunakan data dari pihak ketiga bisa saja melewatkan manfaat besar untuk pertumbuhan mereka. Manfaat tersebut mencakup mengenali dan resolusi identitas konsumen dari berbagai perangkat, seperti model retensi, model atribusi, persona, model penerimaan, konsumen serupa, dan lainnya.

Perkaya Datamu dengan Data Berbasis Lokasi dari LOKASI Intelligence

Data pihak ketiga mencakup berbagai jenis data, termasuk data berdasarkan lokasi. Data ini seringkali berisi informasi seperti demografi, populasi, usia, status sosial ekonomi, kondisi daerah, dan sejenisnya. 

Bisnis biasanya menggunakan data berbasis lokasi untuk menemukan lokasi yang sesuai untuk membuka toko atau cabang, merancang strategi pemasaran, mengelola risiko, meningkatkan keamanan, dan keperluan lainnya.

Data ini bisa bisnis dapatkan melalui  LOKASI Intelligence. 

LOKASI Intelligence adalah platform big data dan geospasial analytics yang dilengkapi dengan beragam data berbasis lokasi yang bisa bisnis gunakan untuk mengembangkan bisnis mereka. 

Pelajari lebih lanjut bagaimana LOKASI Intelligence dapat membantu bisnis dengan hubungi email : sales@bvarta.com atau WA : 087779077750

FAQ

Apa itu third-party data?

Third-party data adalah informasi yang dikumpulkan oleh pihak ketiga  seperti perusahaan riset, data broker, atau cabang pemerintahan. 

Apa itu penyedia data pihak ketiga?

Penyedia data pihak ketiga adalah perusahaan yang menyediakan koleksi data besar yang dapat dibagikan dan dibeli oleh perusahaan lain.

Contoh data pihak ketiga?

Contoh data pihak ketiga ini seperti data pendapatan, usia, pendidikan, website yang dikunjungi, survei, dan lainnya. 

About Author

Related Posts