Mengapa Location Intelligence Penting untuk Strategi Media & Advertising?

Mengapa Location Intelligence Penting untuk Strategi Media & Advertising?

Location intelligence adalah proses menganalisis data spasial untuk menghasilkan insights yang mendukung keputusan bisnis. Salah satu industri yang membutuhkan pendekatan ini adalah media dan advertising.

Pasar OOH dan DOOH di Indonesia sendiri diperkirakan tumbuh dari USD 373,45 juta menjadi USD 483,22 juta pada 2031, berdasarkan laporan Mordor Intelligence. Artinya, semakin banyak pemain yang akan masuk dan bersaing di industri ini.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, data menjadi pembeda utama. Bisnis yang tidak memanfaatkan data lokasi berisiko salah memilih lokasi, menarget audiens yang tidak relevan, dan membuang anggaran.

Location intelligence membantu bisnis media dan advertising menghindari hal tersebut, mulai dari menemukan lokasi OOH terbaik, mengoptimalkan targeting audiens, hingga meningkatkan efektivitas campaign.

Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana location intelligence dapat membantu industri media dan advertising.

Apa Itu Location Intelligence untuk Media & Advertising?

Location Intelligence adalah pendekatan analitis yang memanfaatkan data geospasial untuk menghasilkan insights yang dapat ditindaklanjuti oleh bisnis. Data tersebut divisualisasikan dalam bentuk peta interaktif, sehingga pola dan tren lebih mudah diidentifikasi dan dipahami.

Dalam industri Media & Advertising, pendekatan ini menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh data konvensional misalnya di mana  target audiens paling banyak berkumpul? Kapan mereka berada di sana? Lokasi mana yang menghasilkan dampak iklan paling besar?, dan lain sebagainya.

Dengan Location Intelligence, bisnis dapat menentukan lokasi penempatan iklan berdasarkan data audiens, memahami pola pergerakan target, hingga mengukur apakah eksposur iklan benar-benar mendorong kunjungan ke lokasi bisnis. 

Jenis Data Location Intelligence untuk Media & Advertising

Ada tiga jenis data utama yang digunakan dalam Location Intelligence untuk keperluan Media & Advertising:

Data Demografi 

Data demografi mencakup informasi karakteristik populasi di suatu wilayah  seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, dan kepadatan penduduk. Data ini membantu bisnis  memahami siapa yang tinggal atau beraktivitas di sekitar lokasi iklan, sehingga pesan campaign bisa disesuaikan dengan profil audiens yang relevan.

Data People Traffic

Data selanjutnya ada data people traffic. Data ini  adalah data pergerakan dan kepadatan orang di suatu lokasi dalam periode waktu tertentu. Data ini umumnya bersumber dari mobile device dan menunjukkan seberapa ramai suatu titik lokasi,  kapan jam puncaknya, hari apa yang paling padat, dan bagaimana pola kunjungannya dari waktu ke waktu. Data ini penting untuk menilai potensi eksposur sebuah lokasi iklan secara akurat.

Data Point of Interest (POI)

Terakhir ada data Point of Interest (POI), POI  adalah data tentang  keberadaan dan kategori tempat-tempat tertentu di suatu area,  seperti pusat perbelanjaan, restoran, kantor, sekolah, rumah sakit, atau halte transportasi umum. 

Data POI membantu bisnis memahami konteks sebuah lokasi: siapa yang cenderung melintas di sana, apa tujuan mereka, dan apakah lokasi tersebut relevan dengan produk atau layanan yang diiklankan.

Bagaimana Location Intelligence Membantu Media & Advertising?

Setelah memahami apa itu Location Intelligence, mengapa ia penting, dan data apa saja yang digunakan, selanjutnya kita akan membahas bagaimana Location Intelligence membantu bisnis dalam mengoptimalkan strategi Media & Advertising mereka.

Menentukan Lokasi OOH Terbaik

Manfaat pertama dari location intelligence adalah membantu bisnis menemukan lokasi paling strategis untuk memasang billboard atau videotron. 

Dengan memanfaatkan data lokasi bisnis dapat mengevaluasi berbagai faktor seperti aksesibilitas lokasi (seberapa mudah titik tersebut dijangkau oleh kendaraan maupun pejalan kaki), visibilitas, profil demografis penduduk dan komuter di sekitarnya, serta tingkat keramaian pada jam-jam tertentu. 

Kombinasi data ini  memungkinkan bisnis untuk membandingkan banyak titik potensial secara objektif, dan memilih lokasi yang paling sesuai dengan target audiens serta tujuan campaign

Target Audiens Lebih Baik

Location intelligence membantu bisnis memahami siapa audiens di setiap titik OOH secara lebih dalam. Bisnis bisa mengetahui profil demografis orang-orang yang tinggal atau beraktivitas di sekitar lokasi.

Selain itu, dengan menganalisis points of interest di sekitar lokasi  seperti perkantoran, pusat perbelanjaan, atau kawasan pendidikan,  bisnis bisa memahami konteks lingkungan dan menyesuaikan pesan iklan agar lebih relevan. 

Misalnya lokasi yang dikelilingi gedung kantormemberi sinyal bahwa audiensnya adalah pekerja, sehingga iklan bisa didesain khusus untuk kebutuhan dan gaya hidup mereka.

Hasilnya, iklan yang ditampilkan pun  bisa  dilihat oleh orang yang tepat, dan dengan pesan yang tepat.

Optimasi Anggaran Iklan

Dengan menggabungkan location Intelligence dan data mobile, bisnis dapat mengidentifikasi area-area yang paling ramai dikunjungi serta lokasi-lokasi  yang menjadi tempat berkumpulnya target pasar mereka. Selain itu, bisnis juga dapat mengukur seberapa lama target audiens  menghabiskan waktu di area tersebut (dwell time).

Dari sini, bisnis mampu:

  • Menghentikan pemborosan anggaran: mengeliminasi lokasi OOH yang tidak relevan dengan audiens target, meskipun lokasi tersebut terlihat ramai.
  • Memprioritaskan lokasi berdampak tinggi: lokasi yang terbukti secara data memiliki kepadatan audiens tertinggi dan dwell time terlama.

Dengan begitu, bisnis dapat menjalankan strategi hyper-local targeting yang menyelaraskan penempatan iklan OOH secara lebih baik dengan perilaku nyata konsumen dan profil demografis mereka.

Mengukur Efektivitas Campaign

Dengan memanfaatkan Location Intelligence dan data mobile, bisnis kini dapat mengukur efektivitas campaign mereka secara tepat dan berbasis data.

Bisnis dapat mengetahui berapa banyak orang yang terekspos oleh iklan OOH mereka berdasarkan data pergerakan perangkat mobile di sekitar lokasi penayangan. Selain itu, bisnis juga dapat mengukur apakah iklan tersebut benar-benar mengubah perilaku konsumen. 

Caranya adalah dengan memantau peningkatan kunjungan ke tempat usaha dalam radius tertentu, misalnya 50 meter dari lokasi iklan, sebelum dan sesudah campaign berjalan. Jika terjadi lonjakan kunjungan setelah iklan ditayangkan, maka bisa disimpulkan bahwa iklan tersebut berhasil mendorong foot traffic.

 

Optimalkan Media & Advertising Anda dengan LOKASI Intelligence

LOKASI Intelligence adalah platform analitik geospasial yang mengintegrasikan location intelligence dan data lokasi komprehensif untuk membantu bisnis membuat keputusan advertising yang lebih cerdas dan berbasis data.

Dengan LOKASI, bisnis dapat mengoptimalkan strategi OOH mereka  secara menyeluruh:

  • Rekomendasi Lokasi Strategis: Temukan lokasi OOH dengan potensi eksposur tertinggi berdasarkan data pergerakan dan kepadatan audiens
  • Targeting Audiens yang Lebih Baik: Pastikan iklan Anda dilihat oleh orang yang tepat, di tempat yang tepat, dan pada waktu yang tepat
  • Efisiensi Anggaran Iklan: Eliminasi lokasi yang tidak relevan dan fokuskan belanja iklan hanya pada titik-titik yang terbukti memberikan dampak terbesar
  • Pengukuran Performa Campaign: Pantau efektivitas campaign secara real-time dan ukur foot traffic yang dihasilkan langsung dari penayangan iklan Anda

Selain itu, pemilik media OOH juga dapat mendaftarkan titik billboard mereka di LOKASI Data-OOH Network untuk memperluas eksposur aset iklan ke jaringan pengiklan yang lebih luas, menarik lebih banyak calon konsumen, dan membuka sumber pendapatan tambahan yang berkelanjutan.

Dengan LOKASI Intelligence, setiap keputusan advertising bukan lagi soal tebakan, melainkan strategi yang didukung data.

Konsultasi gratis dengan kami melalui email: [email protected] atau WA: 0877 7907 7750

FAQ

Apa itu location intelligence?

Location Intelligence adalah pendekatan analitis yang memanfaatkan data geospasial untuk menghasilkan insights yang dapat ditindaklanjuti oleh bisnis. Data tersebut divisualisasikan dalam bentuk peta interaktif, sehingga pola dan tren lebih mudah diidentifikasi dan dipahami.

Apa saja media ooh?

Media OOH termasuk billboard, videotron, baliho, Bando-billboard, Neon-box, mini billboard

Location Based Marketing adalah?

Location Based Marketing adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan data lokasi geografis pengguna untuk menyampaikan pesan, iklan, atau penawaran yang relevan berdasarkan keberadaan atau kebiasaan pergerakan mereka.

Related Posts