3 Platform Analisis Geospasial yang Bisa Digunakan di Asia Tenggara 

3 Platform Analisis Geospasial yang Bisa Digunakan di Asia Tenggara 

Analisis geospasial kini semakin berkembang pesat dan tidak lagi terbatas pada satu industri saja. Berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, properti, logistik, hingga sektor ritel, mulai memanfaatkan analisis geospasial untuk berbagai kebutuhan strategis. 

Di Asia Tenggara, peningkatan penggunaan teknologi ini didorong oleh pertumbuhan urbanisasi yang cepat, dan kebutuhan untuk mitigasi risiko bencana. Analisis geospasial mampu memberikan insights yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Namun, menemukan platform yang tepat untuk melakukan analisis ini tidaklah mudah. Oleh karena itu,  kita akan membahas tiga platform yang bisa digunakan untuk analisis geospasial di Asia Tenggara. 

Tren Analitik Geospasial di Asia Tenggara

Analitik geospasial adalah proses yang mencakup pengumpulan, penggabungan, pemeriksaan, visualisasi, dan analisis data geografis. Proses ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola, hubungan, dan tren yang dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih tepat dan strategis.

Dalam praktiknya, analitik geospasial memanfaatkan berbagai alat dan teknologi, seperti Sistem Informasi Geografis (SIG), citra satelit, GPS, dan sumber data lainnya untuk menghasilkan insights yang akurat dan relevan.

Di Asia Tenggara, tren penggunaan analitik geospasial diperkirakan akan tumbuh signifikan, dengan proyeksi kenaikan hingga 12,18% CAGR antara tahun 2025 hingga 2030. 

Pertumbuhan ini tidak hanya dipicu oleh urbanisasi yang cepat dan kebutuhan mitigasi bencana yang semakin mendesak, tetapi juga didorong oleh agenda pemerintah terkait pengembangan smart city, kebijakan data kedaulatan, serta pembiayaan yang mendukung inisiatif ESG (Environmental, Social, and Governance).

Sementara itu, jika dilihat dari perspektif geografi, Indonesia menjadi pemain utama dalam pasar analitik geospasial di Asia Tenggara, dengan menguasai sekitar 30% pangsa pasar pada tahun 2024. 

Dominasi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki adopsi teknologi geospasial yang relatif tinggi, baik di sektor publik maupun swasta. Di sisi lain, Vietnam diproyeksikan menjadi pasar yang berkembang pesat di kawasan ini, dengan estimasi pertumbuhan hingga 13,9% CAGR hingga tahun 2030.

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Platform Analisis Geospasial

Platform analisis geospasial adalah sistem atau perangkat yang dirancang khusus untuk memvisualisasikan, mengelola, dan menganalisis data geospasial. Di Asia Tenggara, ada banyak layanan dan platform geospasial yang bisa diakses melalui internet. 

Sayangnya, banyaknya pilihan justru bisa menimbulkan kebingungan bagi perusahaan atau instansi yang ingin menemukan  platform GIS di Asia Tenggara yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, berikut ini beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih platform analisis geospasial.

Tentukan Kebutuhan Analisis

Faktor pertama yang harus diperhatikan adalah kebutuhan spesifik dari analisis geospasial itu sendiri. Analisis geospasial dapat digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari perencanaan kota, pemilihan lokasi bisnis untuk ekspansi, mitigasi bencana, hingga pengelolaan sumber daya dan infrastruktur. 

Oleh karena itu, memahami kebutuhan secara mendalam menjadi langkah awal yang krusial sebelum memilih platform yang tepat. Dengan mengetahui tujuan utama analisis, bisnis atau instansi dapat menentukan fitur dan kemampuan seperti apa yang harus dimiliki oleh platform geospasial. 

Misalnya, jika fokusnya adalah ekspansi, maka pilihlah solusi geospasial untuk bisnis yang  memungkinkan penggunanya menganalisis kepadatan penduduk, pola pergerakan konsumen, dan aksesibilitas.  Karena inisghts yang dihasilkan dari analisis tersebut akan membantu bisnis menentukan lokasi yang paling optimal bagi bisnis mereka.

Ketersediaan data lokal dan regional di Asia Tenggara

Selanjutnya, penting untuk memastikan bahwa platform analisis geospasial yang dipilih menyediakan data lokal dan regional yang relevan. 

Tidak semua platform memiliki cakupan data yang lengkap untuk setiap wilayah, beberapa mungkin hanya mendukung negara atau kota tertentu. Misalnya, Platform A mungkin hanya menyediakan data untuk area Vietnam, sementara Platform B hanya mencakup Indonesia atau Thailand.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menggunakan suatu platform, pastikan terlebih dahulu bahwa data yang tersedia mencakup lokasi yang ingin dianalisis. 

Fitur Analisis

Faktor terakhir adalah fitur analisis yang disediakan oleh platform. Setelah bisnis atau instansi memahami tujuan dan hasil yang ingin dicapai dari analisis geospasial, langkah berikutnya adalah memastikan bahwa platform tersebut memiliki fitur-fitur yang mendukung kebutuhan tersebut.

Fitur analisis ini bisa sangat bervariasi, tergantung jenis insight yang ingin didapat. Misalnya, untuk menentukan lokasi strategis, fitur site selection dan heatmaps akan membantu memvisualisasikan area dengan potensi tinggi.  Sedangkan untuk perencanaan operasional atau logistik, fitur tracking dan prediksi bisa  memberikan informasi soal pergerakan atau tren.

Rekomendasi Platform Analisis Geospasial

Setelah memahami tren analisis geospasial di Asia Tenggara dan faktor-faktor penting yang harus diperhatikan sebelum memilih platform, berikutnya kita akan membahas beberapa platform analisis geospasial yang dapat digunakan di kawasan ini. 

Google Maps Platform

Google Maps tidak hanya berfungsi sebagai alat navigasi sehari-hari, tetapi juga menyediakan berbagai solusi yang dapat dimanfaatkan oleh bisnis, pengembang, instansi, maupun pemerintah untuk melakukan analisis geospasial yang mendalam.

Platform ini memiliki lebih dari 250 juta lokasi dan citra Street View yang mencakup lebih dari 110 negara, termasuk berbagai negara di Asia Tenggara.

Selain itu, Google Maps dilengkapi dengan berbagai fitur canggih, seperti analitik lanjutan, kecerdasan buatan (AI), dan data lingkungan.

Melalui Google Maps, bisnis dapat melakukan berbagai jenis analisis, mulai dari pemilihan lokasi strategis untuk ekspansi, optimasi rute, hingga analisis lingkungan dan pengelolaan infrastruktur. Platform ini juga mendukung visualisasi data yang interaktif beserta pelacakan aset.

Google Earth Engine

Berbeda dengan Google Maps Platform yang umumnya digunakan untuk layanan navigasi, logistik, dan untuk mendapatkan insights  bisnis, Google Earth Engine lebih fokus pada analisis geospasial berskala besar, khususnya di bidang lingkungan dan penelitian ilmiah. 

Google Earth Engine merupakan platform analisis geospasial yang menggabungkan citra satelit, info geospasial, dan berbagai alat analisis data canggih yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan evaluasi dan pemantauan.

Dengan Google Earth Engine, pengguna dapat melakukan monitoring lingkungan, memantau kondisi pertanian, menganalisis perubahan penggunaan lahan, menilai kesehatan vegetasi, serta meneliti fenomena lingkungan lainnya. 

Karena hal ini, platform Google Earth sering digunakan oleh  ilmuwan, pemerintah, maupun organisasi non-profit yang membutuhkan informasi geospasial yang akurat dan komprehensif untuk pengambilan keputusan berbasis data.

LOKASI 

LOKASI adalah platform analitik geospasial yang terintegrasi dengan location intelligence dan data spasial untuk Indonesia dan Vietnam.

Dengan LOKASI, pengguna dapat melakukan berbagai analisis mendalam, mulai dari pemilihan lokasi strategis untuk ekspansi, optimasi jaringan toko atau outlet, akuisisi merchant, hingga pengelolaan tim lapangan (field work optimization) dan optimasi wilayah penjualan (sales territory optimization).

Selain itu, LOKASI  mampu melakukan  market gap analysis untuk mengidentifikasi peluang pasar baru, cannibalism analysis untuk mengevaluasi dampak pembukaan cabang baru terhadap outlet yang sudah ada, data enrichment, data management,  pembuatan database baru yang relevan dengan strategi bisnis, dan  berbagai analisis lain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. 

Untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana LOKASI dapat membantu bisnis Anda, silakan hubungi: email: [email protected] atau WA: 0877 7907 7750

FAQ

Alat apa yang sering digunakan untuk menganalisis data geospasial?

Alat yang sering digunakan untuk menganalisis data geospasial salah satunya adalah LOKASI. LOKASI merupakan  platform analitik geospasial yang terintegrasi dengan location intelligence dan data spasial. Dengan LOKASI, pengguna dapat melakukan berbagai analisis mendalam, mulai dari pemilihan lokasi strategis, optimasi jaringan toko atau outlet, akuisisi merchant, field work optimization dan optimasi wilayah penjualan (sales territory optimization).

Apa saja aplikasi analisis spasial?

Salah satu aplikasi analisis spasial adalah LOKASI. LOKASI LOKASI merupakan  platform analitik geospasial yang terintegrasi dengan location intelligence dan data spasial. Melalui LOKASI, bisnis bisa melakukan berbagai macam analisis spasial termasuk site selection, visualisasi data, dan lainnya.

Teknologi geospasial ada berapa?

Teknologi geospasial ada Sistem Pemosisian Global (GPS), Sistem Informasi Geografis (SIG), geofencing, dan penginderaan jarak jauh.

Related Posts